5 Fungsi Mikrotubulus (Artikel Lengkap)


Mikrotubulus adalah organel berbentuk silindris yang tersusun atas protein tubulin (Rohmatika dkk, 2017). Disebut mikrotubulus karena berbentuk tabung berongga berupa benang-benang halus dengan diameter 25 nm dan panjang 200 nm – 25 μm. Mikrotubulus merupakan salah satu penyusun sitoskeleton (Issoegianti dkk, 2012; Rochmah dkk, 2009). Berikut adalah fungsi mikrotubulus:

Fungsi mikrotubulus
Struktur mikrotubulus. Gambar oleh Thomas Splettstoesser (www.scistyle.com) dengan penerjemahan keterangan.

1. Mempertahankan Bentuk Sel

Mikrotubulus bersifat seperti kaki sehingga dapat berfungsi sebagai rangka sel yang berperan mempertahankan bentuk sel (Rohmatika dkk, 2017).

2. Mendukung Pergerakan Sel

Mikrotubulus berperan mendukung motilitas sel dengan menjadi struktur utama pada flagela dan silia (Rochmah dkk, 2009).

3. Sebagai Jalur Pergerakan Organel dan Vesikel

Mikrotubulus berfungsi sebagai jalur pergerakan organel dan vesikel di dalam sel. Contohnya adalah pada transpor vesikel di sepanjang akson pada sel saraf (neuron). Salah satu protein yang menggerakan vesikel pada mikrotubulus adalah kinesin (Rosana, 2008).

4. Berperan dalam Pembelahan Sel

Mikrotubulus membentuk kumparan mitosis yang membantu pergerakan kromosom ketika terjadi pembelahan sel (Rosana, 2008; Rohmatika dkk, 2017).

5. Menyusun Sentriol

Sentriol adalah struktur silindris yang terdiri dari sembilan kelompok yang masing-masing terdiri dari tiga mikrotubulus tersusun saling paralel dan berikatan membentuk lingkaran (Wahyuni, tt). Fungsi sentriol adalah untuk pembelahan sel (Rumanta, 2009).

Baca juga:

Daftar Pustaka:

  • Issoegianti, R. S.M.; Rahman, Abdul; Rohmah, Zuliyanti. 2012. Biologi Sel: Konsep Dasar Sel. Jakarta: Universitas Terbuka.

  • Rochmah, Siti Nur; Widayati, Sri; Arif P., Meirina. 2009. Biologi: SMA dan MA Kelas XI. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.

  • Rohmatika, Listi; Isna, Fersty. 2017. Laporan Praktikum Biologi Umum Bentuk dan Struktur Sel. Jember: Universitas Jember.

  • Rosana, Dadan. 2008. Biofisika: Struktur dan Fungsi Protein. Jakarta: Universitas Terbuka.

  • Rumanta, Maman. 2009. Fisiologi Hewan: Pengantar Fisiologi Hewan. Jakarta: Universitas Terbuka.

  • Wahyuni, Fitra. tt. Bahan Ajar (Hand Out) Biologi Reproduksi. Tanpa kota dan penerbit.


Teknik Operasi Caesar pada Hewan (Bedah Genitalia)

Salah satu jenis pembedahan yang bisa dilakukan pada hewan jika dibutuhkan adalah pembedahan bagian reproduksi. Pembedahan pada daerah ini dilakukan untuk memperbaiki atau mengatasi masalah kesulitan yang terjadi pada alat reproduksi.  Karena pada  menjadi salah satu...

Buku BSAVA Manual of Exotic Pets, 4th edition

BSAVA Manual of Exotic Pets, 4th edition Ditulis oleh Anna Meredith, dan Cathy Johnson Delaney Ketebalan buku : 300 halaman Penerbit : British Small Animal Veterinary Association; Edisi ke-5 (19 Maret. 2010) Bahasa: InggrisBuku ini adalah panduan informasi yang...

Teknik Operasi Nephrotomy & Nephrectomy pada Hewan (Bedah Urinaria)

Neprotomy atau neprolitotomy adalah tindakan pembedahan membuka atau meninsisi ginjal untuk mengeluarkanm kalkuli (batu) ginjal. Dimana belum terjadi kelemahan fungsi ginjal yang lanjut. Neprotomy juga dilakukan untuk mengeluarkan cacing ginjal (dioctophyma renalis). ...

Handling dan Restrain Praktis pada Anjing dan Kucing

Anjing dan kucing merupakan hewan yang dekat dengan manusia, bahkan dijadikan hewan peliharaan oleh manusia. Oleh karenanya, sangat perlu bagi kita untuk bisa melakukan handling maupun restrain pada anjing dan kucing.  Dalam ilmu kedokteran hewan, handling dan...

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *