Cara Melatih Batita Berjalan – Cara Mendidik Anak dan Balita Dengan Baik dan Benar

Mulai dari merangkak, duduk, melangkah berjalan
sampai berlari. Proses belajar berjalan balita adalah momen luar biasa. Lakukan
cara seru ini untuk melatihnya berjalan. Jangan lupa beri pujian atas usahanya
untuk berjalan tanpa dibantu.
    

Berdiri
tegak
. Bantu
anak berdiri sehingga dia tegak berdiri dan menjejakkan kedua telapak kakinya
dengan mantap tanpa bantuan selama setengah menit. Bila anak jatuh duduk,
rangsanglah untuk mulai belajar bangkit berdiri sendiri. Bila tahap ini sudah
dilewati dan balita mau mencoba melangkah sendiri, maka dia siap untuk berjalan
dengan berpegang pada kedua tangan Anda.

Pegang
tangan.
 
Beri anak kesempatan untuk berjalan dengan salah satu atau kedua tangannya
sambil memegang tangan Anda dalam jarak dekat. Kegiatan ini mungkin saja
melelahkan, tapi kuatkan diri untuk melakukannya.

Berdiri
di boks
. Biarkan
balita berdiri di salah satu sudut boksnya yang diberi pelindung (bumper) di
sekeliling bagian dalamnya. Ajarkan dia berpegangan pada pagar boks, lalu
biarkan dia berjalan menyusurinya. Cara ini cukup aman karena bila bayi jatuh,
tubuhnya akan membentur kasur boks atau bantal. Biarkan balita 
jatuh-bangun dalam usahanya untuk berjalan. Waktu 30 menit latihan jalan ini lebih
dari cukup untuknya.

Berenang.
Biarkan anak berlatih berjalan dengan pengawasan Anda di dalam kolam plastik
berisi air atau bola-bola kecil. Dia akan merasa lebih ringan berjalan dan
tidak sakit bila jatuh.

Naik-turun. Berikan anak kesempatan
naik-turun kursi sendiri dalam pengawasan Anda. Aktivitas ini bisa membantu
memupuk rasa percaya dirinya. Anda juga dapat meminta balita berjalan dengan
berpegangan pada sisi meja atau kursi, lalu berpindah dari kursi ke kursi.
Pastikan benda-benda yang dijadikan pegangan oleh anak itu berdiri cukup kokoh
dan tidak mudah bergeser, serta tidak bersudut tajam.

Ambil
mainan
.
Letakkan mainan favoritnya dalam jarak tertentu, jangan terlalu jauh.
Iming-imingi anak agar mau berjalan walau sambil berpegangan untuk meraih
mainannya itu. Bila memungkinkan dan aman, biarkan si kecil berjalan di lantai
yang tidak rata. Cara ini akan menguatkan otot-otot kaki dan tungkai.

Mendorong. Beri anak mainan yang dapat
didorong sebagai alat bantu si kecil belajar berjalan. Anak di rentang usia ini
memang senang mendorong-dorong benda, bukan? Jangan lupa menyemangatinya agar
ia merasa fun.

Pindah
barang
. Beri
anak mainan truk atau gerobak yang dapat ditarik dengan tali. Ajak dia
memindah-mindahkan mainan dari satu tempat ke tempat lain.

Tanpa alas kaki. Biarkan kaki
anak tanpa alas kaki, seperti kaus kaki atau sepatu, saat belajar berjalan.
Selain lebih leluasa mencari keseimbangan, ia juga sangat memerlukan indera
peraba di kakinya.

 sumber : http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/balita/tips/melatih.anak.berjalan/001/005/1347/1/1

Teknik Operasi Caesar pada Hewan (Bedah Genitalia)

Salah satu jenis pembedahan yang bisa dilakukan pada hewan jika dibutuhkan adalah pembedahan bagian reproduksi. Pembedahan pada daerah ini dilakukan untuk memperbaiki atau mengatasi masalah kesulitan yang terjadi pada alat reproduksi.  Karena pada  menjadi salah satu...

Buku BSAVA Manual of Exotic Pets, 4th edition

BSAVA Manual of Exotic Pets, 4th edition Ditulis oleh Anna Meredith, dan Cathy Johnson Delaney Ketebalan buku : 300 halaman Penerbit : British Small Animal Veterinary Association; Edisi ke-5 (19 Maret. 2010) Bahasa: InggrisBuku ini adalah panduan informasi yang...

Teknik Operasi Nephrotomy & Nephrectomy pada Hewan (Bedah Urinaria)

Neprotomy atau neprolitotomy adalah tindakan pembedahan membuka atau meninsisi ginjal untuk mengeluarkanm kalkuli (batu) ginjal. Dimana belum terjadi kelemahan fungsi ginjal yang lanjut. Neprotomy juga dilakukan untuk mengeluarkan cacing ginjal (dioctophyma renalis). ...

Handling dan Restrain Praktis pada Anjing dan Kucing

Anjing dan kucing merupakan hewan yang dekat dengan manusia, bahkan dijadikan hewan peliharaan oleh manusia. Oleh karenanya, sangat perlu bagi kita untuk bisa melakukan handling maupun restrain pada anjing dan kucing.  Dalam ilmu kedokteran hewan, handling dan...

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *