Hubungan Kepatuhan Mengkonsumsi Tablet Fe Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil

 

Hubungan
Kepatuhan Mengkonsumsi Tablet Fe Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil di Desa
XXX Puskesmas XXX Tahun 2019

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

1.1   
Latar
Belakang

Anemia merupakan kondisi kadar hemoglobin dalam darah ibu hamil
tidak
mampu memenuhi kebutuhan oksigen yang dibutuhkan oleh tubuh.
Standar
untuk menetapkan anemia berbeda-beda antar kelompok, pada wanita
usia
subur Hb <12,0 g/dl dikatakan anemia, sedangkan pada ibu hamil
dikatakan
anemia apabila Hb <11,0
g/dL (Kemenkes RI, 2013)
.

Anemia merupakan masalah gizi dengan prevalensi yang cukup tinggi
di dunia.
World Health Organization
(WHO) mencatat bahwa sekitar 29% wanita usia
reproduktif mengalami anemia dan 38% wanita diantaranya merupakan
ibu
hamil (WHO, 2011). Menurut Riset Kesehatan Dasar tahun 2013,
sekitar 23,9
% wanita di Indonesia
mengalami anemia, 37,1% diantaranya merupakan ibu
hamil. Adapun presentase ibu hamil di perkotaan dan di pedesaan
hampir sama,
yaitu 36,4 % dan 37,8%. Hal
tersebut menujukkan anemia pada ibu hamil
masih menjadi masalah
kesehatan masyarakat karena prevalensinya yang lebih
dari 20% (Kemenkes RI, 2013).

Berdasarkan data dari hasil Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI,
2016), angka kematian ibu
(AKI) melonjak drastis 359 per
100.000 kelahiran
hidup. Beberapa
penyebab langsung kematian ibu di Indonesia
masih didominasi oleh
perdarahan (42%), eklampsia (13%),
dan
infeksi (10%). Anemia dan
kekurangan energi kronik pada ibu
hamil
menjadi penye-bab utama terjadinya perdarahan dan infeksi.

Anemia pada kehamilan merupakan masalah nasional karena mencerminkan
nilai kesejahteraan
social ekonomi masyarakat, dan
pengaruhnya
sangat besar terhadap
kualitas sumber daya manusia. Anemia
kehamilan
disebut “
potential danger to mother and child” (potensi membahayakan
ibu dan anak), karena
itulah anemia memerlukan perhatian
serius
dari semua pihak yang terkait
dalam pelayanan kesehatan (Manuaba
2010).

Anemia dalam kehamilan memberikan pengaruh yang kurang
baik
bagi
ibu, baik dalam kehamilan, merupakan suatu pendekatan,
observasi,
atau pengum-pulan dan
sekaligus pada satu saat, artinya
setiap
subjek penelitian hanya diobservasi sekali saja
(Notoatmodjo, 2012
).

Data anemia di Provinsi Jawa Barat menurut
Dinas Kesehatan Jawa Barat pada tahun 2010 prevalansi anemia sebesar 40-42%
dari jumlah peserta ibu hamil yang melakukan tes darah sebanyak 7.438. Adapun
AKI di jawa barat pada tahun 2010 sebesar 97,8 per 100.000 kelahiran hidup.

Anemia pada kehamilan didefinisikan sebagai
kadar Hb<11 g pada trimester pertama dan ketiga, serta Hb<10,5 g/dl pada
trimester kedua. Perubahan pisiologi pada kehamilan terjadi ekspansi volume
plasma relatif lebih besar dibandingkan dengan peningkatan jumlah sel darah
merah. Volume plasma naik sebanyak 40-45%,disproporsi ini paling besar saat
trimester kedua. Pada trimester ketiga,volume plasma menurun dan masa
hemoglobin meningkat. Diperkirakan selama kehamilan volume plasma meningkat
tiga kali lebih banyak dibandingkan peningkatan eristrosit.Anemia pada
kehamilan memepengaruhi vaskularasi plasenta. Angiogenesis,yang terjadi pada
masa awal kehamilan menjadi tidak optimal (Sarwono 2014).

Berdasarkan
data dari dinas kesehatan Kabupaten XXX, pada tahun 2018 terdapat sebanyak
49.433 ibu hamil. Dari jumlah tersebut sebanyak 3.331 (6,74%)
ibu
hamil mengalami
anemia (Dinkes
Kabupaten XXX 2018).

Berdasarkan data Puskesmas XXX pada tahun
2018, jumlah ibu hamil 1063 dengan kejadian anemia sebanyak 146 (13,7%),
kejadian anemia paling tinggi yaitu di desa XXX yaitu sebesar 32,2%. Upaya yang
sudah di lakukan puskesmas XXX untuk menurunkan angka kejadian anemia adalah
dengan memberikan tablet fe pada setiap ibu hamil yang melakukan kunjungan ANC.
(Laporan tahunan Puskesmas Kadudampi tahun 2018).

Berdasarkan
studi pendahuluan yang telah dilakukan pada tanggal XXX 2019 dengan
wawancara kepada 5 ibu hamil yang melakukan Antenatal
Care
(ANC) di Puskesmas XXX 3 ibu mengalami anemia karena tidak teratur
dalam mengkonsumsi tablet Fe, dan 2 ibu tidak mengalami anemia karena ibu
teratur dalam mengkonsumsi tablet fe sesuai anjuran bidan.

Berdasarkan uraian
di atas peneliti tertarik akan mengkaji mengenai “Hubungan Kepatuhan Mengkonsumsi Tablet Fe Dengan Kejadian Anemia Pada
Ibu Hamil di Desa XXX Puskesmas XXX Tahun 2019

 

1.2   
Perumusan
masalah

Berkaitan dengan latar belakang di atas maka dapat ditarik suatu rumusan
masalah “Adakah Hubungan Kepatuhan Mengkonsumsi Table Fe Dengan Kejadian Anemia Pada
Ibu Hamil di Desa XXX Puskesmas XXX Tahun 2019?”

 

1.3   
Tujuan
Penelitian

1.3.1  
Tujuan
Umum

Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui “Hubungan Kepatuhan Mengkonsumsi Tablet Fe Dengan
Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil di Puskesmas XXX Tahun 2019”

1.3.2  
Tujuan
Khusus

1.     
Untuk mengetahui
Distribusi Frekuensi Kepatuhan Mengkonsumsi Tablet Fe di Desa XXX Puskesmas XXX
Tahun 2019

2.     
Untuk Mengetahui
Distribusi Frekuensi Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Desa XXX Puskesmas XXX
Tahun 2019

3.     
Untuk Mengetahui
Distribusi Frekuensi Hubungan Kepatuhan Mengkonsumi Tablet Fe Dengan Kejadian
Anemia Pada Ibu Hamil di Desa XXX Puskesmas XXX Tahun 2019

 

1.4   
Ruang
Lingkup

Penelitian
ini dilakukan untuk mengetahui Hubungan Kepatuhan Mengkonsumi tablet Fe dengan
Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Desa XXX Puskesmas XXX Tahun 2019. Karena
masih ada ibu hamil yang tidak patuh mengkonsumsi tablet Fe. Populasi pada
penelitian ini seluruh ibu hamil yang ada di Desa XXX sebanyak 37 orang, dengan
teknik total sampling. Penelitian ini
mengambil metode penelitian analitik.
Dengan pendekatan cross-sectional,
penelitian ini akan dilakukan pada Tahun 2019, di Desa XXX
Puskesmas XXX Kabupaten XXX.

 

1.5   
Kegunaan
 Penelitian

1.5.1  
Guna
Teoritis

1.      Bagi Institut
Pendidikan

Hasil penelitian
ini di harapkan dapat menambah bahan bacaan di perpustakaan dan dapat memberikan
manfaat bagi pembaca dan peneliti selanjutnya.

2.      Bagi Peneliti

Hasil penelitian ini penulis berharap dapat Mendapatkan
tambahan wawasan
menjadikannya
sebagai sarana untuk mengaplikasikan ilmu hasil pembelajaran di pendidikan
dalam melakukan penelitian penulis seputar
Hubungan Kepatuhan Mengkonsumsi Tablet Fe dengan Kejadian Anemia Pada
Ibu Hamil

1.5.2  
Guna
Praktis

1.     
Bagi Puskesmas

Hasil penelitian ini diharapkan dapat
dijadikan bahan masukan untuk para petugas kesehatan yang berada di Puskesmas XXX
agar lebih meningkatkan pelayanan kesehatan khususnya dalam hal anemia terhadap
ibu hamil.

2.     
Bagi
Responden

Hasil penelitian ini diharapkan dapat
menambah informasi tentang kejadian Anemia pada Ibu hamil yang bekerja

Teknik Operasi Caesar pada Hewan (Bedah Genitalia)

Salah satu jenis pembedahan yang bisa dilakukan pada hewan jika dibutuhkan adalah pembedahan bagian reproduksi. Pembedahan pada daerah ini dilakukan untuk memperbaiki atau mengatasi masalah kesulitan yang terjadi pada alat reproduksi.  Karena pada  menjadi salah satu...

Buku BSAVA Manual of Exotic Pets, 4th edition

BSAVA Manual of Exotic Pets, 4th edition Ditulis oleh Anna Meredith, dan Cathy Johnson Delaney Ketebalan buku : 300 halaman Penerbit : British Small Animal Veterinary Association; Edisi ke-5 (19 Maret. 2010) Bahasa: InggrisBuku ini adalah panduan informasi yang...

Teknik Operasi Nephrotomy & Nephrectomy pada Hewan (Bedah Urinaria)

Neprotomy atau neprolitotomy adalah tindakan pembedahan membuka atau meninsisi ginjal untuk mengeluarkanm kalkuli (batu) ginjal. Dimana belum terjadi kelemahan fungsi ginjal yang lanjut. Neprotomy juga dilakukan untuk mengeluarkan cacing ginjal (dioctophyma renalis). ...

Handling dan Restrain Praktis pada Anjing dan Kucing

Anjing dan kucing merupakan hewan yang dekat dengan manusia, bahkan dijadikan hewan peliharaan oleh manusia. Oleh karenanya, sangat perlu bagi kita untuk bisa melakukan handling maupun restrain pada anjing dan kucing.  Dalam ilmu kedokteran hewan, handling dan...

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *