Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Multigravida Dengan Kepatuhan Ibu Melakukan ANC di Puskesmas

 

Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Multigravida
Dengan Kepatuhan Ibu Melakukan ANC di Puskesmas XXX Tahun 201
9

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

1.1    Latar
Belakang Masalah

Tujuan
Pembangunan Berkelanjutan

khususnya kesehatan ibu dan anak
dalam Sustainable Development Goals / SDGs dalam 17 tujuannya dengan 169 capaian yang meliputi masalah masalah
pembangunan yang berkelanjutan salah satunya penurunan
AKI kurang dari 70 / 100.000 kelahiran hidup. (www.wikipedia.). Menindaklanjuti
SDGs tersebut u
paya kesehatan yang dilakukan oleh
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dalam meminimalisir penurunan tingkat
AKI dan AKB telah dilaksanakan, diantaranya pengoptimalan ANC (Depkes, 2012).
Tetapi terdapat permasalahan permasalahan yang muncul diantaranya adalah
pelayanan ANC yang belum optimal
dalam pelaksanaannya, belum memadainya jumlah
ketersediaan tenaga kesehatan yang sesuai kompetensi, dan perlu pengoptimalan
pada program kontrasepsi jangka panjang (Kemenkes RI, 2015).

Antenatal Care (ANC) adalah suatu
komponen dalam pelayanan kesehatan
ibu hamil terpenting untuk meminimalkan serta menurunkan tingkat AKI (Depkes
RI, 2008). Pelayanan tersebut berguna memantau kemajuan kehamilan, mengetahui
kesehatan fisik, mental, dan sosial ibu maupun janin, serta mengetahui secara
dini adanya kelainan atau ketidaknormalan yang berisiko muncul pada masa
kehamilan (Manuaba, 2005 & Kemenkes RI, 2010).

  Setiap ibu hamil sangat dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan ANC
komprehensif yang berkualitas minimal 4 kali yaitu minimal 1 kali pada
trimester pertama (sebelum usia kehamilan 14 minggu), minimal 1 kali pada
trimester kedua (usia kehamilan 14-28 minggu) dan minimal 2 kali pada trimester
ketiga (28-36 minggu dan setelah 36 minggu usia kehamilan) termasuk minimal 1
kali kunjungan diantar suami atau anggota keluarga. Kunjungan pertama ANC
sangat dianjurkan pada usia kehamilan 8-12 minggu (Backe et al, 2015; Kemenkes
RI, 2015; PMK 97, 2014). Pada tahun 2015, hampir seluruh ibu hamil (95,75%) di
Indonesia sudah melakukan pemeriksaan kehamilan pertama (K1) dan 87,48% ibu
hamil sudah melakukan pemeriksaan kehamilan lengkap dengan frekuensi minimal 4
kali sesuai ketentuan tersebut (K4) (Kemenkes RI, 2016).

Pada tahun 2012 berdasarkan Survei Demografi Kesehatan
Indonesia (SDKI) Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia berada pada angka
359/100.000 kelahiran hidup dan Angka Kematian Bayi (AKB) adalah 32/1000
kelahiran hidup (SDKI, 2012)
.

Di
Provinsi Jawa Barat pada tahun 2014
AKI748/100.000
KH,
sementara
pada tahun 2015 mencapai 823/100.000 KH. dan AKB 398/1000
KH
.(www.dinkes.jabarprov.go.id). Sementara jumlah kematian bayi

Menurut Kepala Pusat Promosi Kesehatan Kementrian
Kesehatan Republik Indonesia tahun 2014, Jawa Barat termasuk penyumbang angka
kematian ibu nomor satu. Dan Kabupaten XXX menjadi daerah yang paling tinggi
AKI– nya di Jawa Barat. Indonesia pun bisa dibilang tertinggi AKI–nya di
kawasan Asia Tenggara.

Berdasarkan data dari laporan Dinas Kesehatan Kabupaten XXX pada tahun 2018, menyebutkan bahwa jumlah kematian ibu di Kabupaten XXX
sebanyak
44
kasus
dan tercatat angka kematian bayi sebanyak 256 khasus (Laporan Tahunan Dinas Kabupaten XXX, 2018).

Di Puskesmas XXX tidak terdapat angka
kematian ibu, sedangkan angka kematian bayi 11 kasus. (laporan tahunan
Puskesmas XXX tahun 2018)
. Tercatat  648 Ibu hamil pada , Ibu hamil trimester1 150
orang, trimester2 386 dan Trimester3 112 orang. Ibu hamil (laporan bulanan
Puskesmas XXX).

Puskesmas XXX merupakan salah satu Puskesmas
yang berada dalam cakupan wilayah Kabupaten XXX. Studi pendahuluan yang
dilakukan di Puskesmas
XXX, Sebagian besar responden memiliki tingkat
pengetahuan yang baik yaitu sebanyak
7 orang (78%). Kepatuhan kunjungan antenatal care di
wilayah Kerja Puskesmas
XXX sebagian besar termasuk dalam kategori patuh
yaitu sebanyak
6 orang (67%). Ada hubungan antara tingkat pengetahuan
ibu hamil multigravida dengan kepatuhan kunjungan antenatal care di wilayah
kerja Puskesmas
XXX. Berdasarkan latar belakang tersebut,
penulis tertarik untuk melakukan penelitian tentang adanya “Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil
Multigravida Dengan Kepatuhan Ibu Melakukan ANC di Puskesmas XXX Tahun 201
9”.

 

1.2    Rumusan Masalah

Berdasarkan uraian dan latar
belakang di atas, maka penulis merumuskan masalah sebagai berikut “Bagaimana
Hubungan
Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Multigravida Dengan Kepatuhan Ibu Melakukan ANC
di Puskesmas XXX
?”.

 

1.3   
Tujuan

1.3.1   Tujuan
umum

Untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu hamil
multigravida dengan kepatuhan ibu melakukan ANC.

1.3.2   Tujuan
khusus

1.      Untuk mengetahui
distribusi frekuensi tingkat pengetahuan ibu hamil multigravida.

2.      Untuk mengetahui
distribusi frekuensi kepatuhan ibu melakukan ANC.

3.      Untuk mengetahui
distribusi frekuensi hubungan tingkat pengetahuan ibu hamil multigravida dengan
kepatuhan ibu melakukan ANC

 

 

1.4    Ruang Lingkup

Ruang lingkup penelitian adalah hubungan
tingkat pengetahuan ibu hamil multigravida dengan kepatuhan ibu melakukan ANC
di Puskesmas XXX.
Penelitian ini dilakukan karena masih banyak ibu hamil
multigravida yang belum mengetahui melakukan pemeriksaan kehamilan. Penelitian
dilakukan di Puskesmas XXXpada
Januari Mei 2019 dengan jumlah responden
43
orang ibu hamil multigravida sebagai sampel penelitian. Desain penelitian yang
digunakan adalah deskriptif yakni penelitian yang bertujuan mendeskripsikan
fenomena yang ditemukan.

 

1.5   
Manfaat Penelitian

1.5.1       
Manfaat Teoritis

1.       
Bagi institusi

Hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah bahan
bacaan di perpustakaan kampus untuk referensi yang akan digunakan penulis
selanjutnya dan dapat memberikan manfaat bagi pembaca dan peneliti selajutnya.

2.       
Bagi
Peneliti

Dengan adanya penelitian ini penelitian berharap dapat menjadikan sebagai sarana untuk
mengaplikasikan sebagai pendidik, pelaksana, pengelola dan dapat menambah
wawasan ilmu pengetahuan penulis.

 

1.5.2       
Manfaat Praktis

1.       
Bagi
Ibu Hamil

Diharapkan dapat
meningkatkan pengetahuanibu hamil tentang pentingnya pemeriksaan kehamilan,
sehingga secara dini dapat mengetahui masalah yang mungkin akan terjadi selama
kehamilannya.

2.       
Bagi
Tempat Penelitian

Dapat digunakan sebagai bahan masukan dalam meningkatan
pemberian pelayanan kesehatan terutama penyuluhan pentingnya memeriksakan
kehamilan.

3.       
Bagi
Profesi

Hasil penelitian dapat digunakan sebagai bahan
pertimbangan dan sekaligus sebagai bahan perencaan peningkatan pelayanan
kesehatan yang lebih bermutu
.

Wajib Pajak UMKM Tidak Perlu Sampaikan Laporan Tahunan Tax Amnesty

Kabar gembira untuk Wajib Pajak yang UMKM yang telah mengikuti Program Pengampunan Pajak (Tax Amnesty). Karena Direktur Jenderal Pajak telah menerbitkan Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-07/PJ/2018 tanggal 6 Maret 2018 tentang Perubahan Peraturan Direktur...

Istilah Perpajakan dan Keuangan dalam Bahasa Inggris Standar Kementerian Keuangan

Administrasi Sengketa Pajak (ASP) Tax Dispute Administration Agregasi Aggregation Ajudikasi Non Litigasi Non-litigation Adjudication Akses Informasi Access to Information Akta Notaris Notarial Deed Aktivasi Merek Brand Acivation Aktivitas Investasi Investing...

Kemenkes dalam Peringatan Hari Diabetes Sedunia di Era JKN — Resi Words World

Diabetes Melitus sudah tidak asing di telinga masyarakat, sebanyak 1 dari 11 orang kini mempunyai Diabetes. Sebagai puncak peringatan Hari Diabetes Sedunia yang jatuh pada tanggal 14 November, Kementerian Kesehatan RI mengadakan Simposiun Nasional Hari Diabetes...

Indonesia Memimpin World Halal Tourism 2016, Kemenangan Pariwisata Indonesia — Resi Words World

Kementerian Pariwisata Indonesia (Kemenpar RI) dalam kesempatannya di penghujung akhir tahun 2016 mengajak berkumpul bersama kalangan media dan blogger dalam Jumpa Pers Akhir Tahun 2016 yang bertempat di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta pada...

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *