Tips Cara Mengelola Diabetes Untuk Yang Baru Terdiagnosa

Untuk Anda yang baru terdiagnosa diabetes tipe 2, apa harus Anda lakukan sekarang? Panduan berikut ini merpakan langkah awal dalam mengelola kondisi medis Anda.

#1 – Cari alat tes gula darah yang dicover asuransi

Apapun tipe diabetes Anda, hal pertama yang Anda butuhkan adalah alat tes gula darah. Alat ini dapat mengetahui kadar glukosa, yang juga disebut gula darah, apakah normal, terlalu tinggi, atau terlalu rendah. Tapi jangan beli sendiri atau beli online! Banyak orang yang salah beli. Sebaliknya, cek alat tes gula darah yang dicover asuransi atau jaminan kesehatan.

#2 – Bagaimana jika tidak memiliki asuransi?

Alat tes glukosa darah dalam formularium asuransi umumnya memiliki lebih banyak fitur dan lebih akurat. Namun karena kebanyakan dari kita harus membatasi pengeluaran, alat ukur ini mungkin tidak lebih baik dari yang lebih murah, Anda mungkin dapat mempertimbangkan merek alat tes glukosa darah dari merek seperti, Walmart, yaitu “Relion” dan Target, yaitu “up & up.”

#3 – Tetapkan rencana kadar gula darah Anda

Dokter yang berbeda dapat memiliki pendapat yang berbeda tentang tingkat gula darah Anda yang seharusnya. Namun pada dasarnya kadar gula darah harus serendah mungkin tanpa menjadi sangat rendah, atau kondisi yang kita sebut “hypoglikemia.” Di mana kadar gula darah 70 mg/dl atau lebih rendah.

#4 – Berapa kadar gula darah yang seharusnya Anda lihat setelah berpuasa atau setelah makan?

Jika dokter dan perawat tidak memiliki saran yang spesifik, Anda dapat mengikuti bimbingan Joslin Diabetes Center dalam artikel “Goals for Blood Glucose Control” yang mengatakan kadar gula darah sebelum makan seharusnya di bawah 100 mg/dl, dan di bawah 140 mg/dl 2 jam setelah makan. Gunakan timer untuk menghitung 2 jam setelah gigitan pertama makanan Anda.

#5 – Pelajari apa yang membuat kadar gula darah tinggi

Memeriksa apa yang terjadi sebelum dan setelah makan adalah panduan terbaik untuk mengetahui apa yang harus dihindari/dikurangi atau menjaga kadar gula darah pada kisarannya. Jika kadar gula terlalu tinggi, Anda harus mengurangi karbohidrat yang Anda makan. Lemak yang Anda makan tidak mengubah kadar gula Anda, sementara protein dapat meningkatkan kadar gula tapi hanya sedikit sekali.

#6 – Ubah apa yang Anda makan

Makanan dengan indeks glikemik tinggi, seperti nasi, gandum, kentang, dan sereal pagi, dapat meningkatkan kadar gula darah. Menghindari makanan ini sepenuhnya atau setidaknya mengurangi porsinya dapat membantu mengelola diabetes Anda.

#7 – Pelajari lebih banyak tentang diabetes

Mempelajari diabetes akan memberi Anda kekuatan untuk dapat mengelolanya dengan baik. Baca artikel dalam blog ini. Atau beli buku bacaan tentang diabetes. Diabetes adalah penyakit yang lebih tergantung dari pasien sendiri, ketimbang dokter, dan hanya Anda yang dapat mengelolanya secara efektif.

Teknik Operasi Caesar pada Hewan (Bedah Genitalia)

Salah satu jenis pembedahan yang bisa dilakukan pada hewan jika dibutuhkan adalah pembedahan bagian reproduksi. Pembedahan pada daerah ini dilakukan untuk memperbaiki atau mengatasi masalah kesulitan yang terjadi pada alat reproduksi.  Karena pada  menjadi salah satu...

Buku BSAVA Manual of Exotic Pets, 4th edition

BSAVA Manual of Exotic Pets, 4th edition Ditulis oleh Anna Meredith, dan Cathy Johnson Delaney Ketebalan buku : 300 halaman Penerbit : British Small Animal Veterinary Association; Edisi ke-5 (19 Maret. 2010) Bahasa: InggrisBuku ini adalah panduan informasi yang...

Teknik Operasi Nephrotomy & Nephrectomy pada Hewan (Bedah Urinaria)

Neprotomy atau neprolitotomy adalah tindakan pembedahan membuka atau meninsisi ginjal untuk mengeluarkanm kalkuli (batu) ginjal. Dimana belum terjadi kelemahan fungsi ginjal yang lanjut. Neprotomy juga dilakukan untuk mengeluarkan cacing ginjal (dioctophyma renalis). ...

Handling dan Restrain Praktis pada Anjing dan Kucing

Anjing dan kucing merupakan hewan yang dekat dengan manusia, bahkan dijadikan hewan peliharaan oleh manusia. Oleh karenanya, sangat perlu bagi kita untuk bisa melakukan handling maupun restrain pada anjing dan kucing.  Dalam ilmu kedokteran hewan, handling dan...

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *